Sebagaimana yang telah diinformasi oleh Pemerintah melalui Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) sebelumnya bahwa untuk Tahun
2016 akan dibuka perekrutan tenaga guru dalam jumlah besar untuk program
Guru Garis Depan (GGD)
Formasi guru garis depan (GGD) masih kurang peminat. Ini dilihat dari
minimnya usulan kebutuhan daerah yang masuk lewat e-formasi.

"Sampai saat ini belum separuh formasi GGD yang terisi. Padahal yang
dibutuhkan cukup banyak sekitar tujuh ribu orang," kata Deputi SDM
Aparatur Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi
Birokrasi (KemenPAN-RB) Setiawan Wangsaatmadja, Senin (25/4).
Dia menduga, minimnya usulan daerah untuk GGD karena banyak yang belum
mengetahui program tersebut. Program Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemdikbud) untuk GGD meningkat tajam dibanding tahun lalu. Pada 2015, pemerintah hanya mengalokasikan 3000 orang.
"Kami mendapatkan informasi dari Kemdikbud, kalau pihaknya sudah
melakukan sosialisasi. Mudah-mudahan kuotanya bisa terpenuhi sebelum
pengisian e-formasi ditutup akhir April," ucapnya.
Mendikbud Anies Baswedan menegaskan, GGD merupakan program pemerintah
untuk memberikan fasilitas pendidikan kepada masyarakat di wilayah
terpencil. Dengan GGD diharapkan semua anak bangsa bisa mendapatkan
pendidikan yang memadai.
(Sumber : http://www.jpnn.com)

No comments:
Post a Comment